Begitu cepatnya waktu berlalu..
Desemberku akan segera berakhir
Rintik gerimisnya akan selalu aku nantikan
Desemberku bulan lahirku
Bulan di mana ibuku berjuang meregang nyawa
Hanya demi diriku , anak yangmasih saja bodoh
Desemberku,
Begitu banyak cerita tentangmu
Tentang pertemuan dengan kisah rumitku tujuh tahun lalu,
Tentang cintamu yang masih terpendam
Tersimpan rapi dalam hati
Desemberku mungkin setelah kamu berlalu
Cinta terpendamku juga akan berlalu
Perlahan akan aku lupakan
Aku tak ingin terlalu larut dalam mimpiku
Cukup Tuhan nanti yang akan mengatur cinta terpendamku
Ah..
Bukankah rasa terpendam ini berasal dariNya
Picik sekali hatiku,
Desemberku...
Cukup lah....
Cukup sampai disini kisah cinta terpendamku
Gerimis kemarin terakhir aku menuliskan tentangnya
Tentang kesederhanaanya
Desemberku...
Aku sudah belajar, belajar mengikhlaskan
Kemarin aku yang terlalu terpaku
Terpaku pada kisah sayyidatina fatimah az zahra r.a
dan cinta terpendamnya sayyidina Ali
Desemberku ..
aku cukupkan mimpiku
aku ingin memulai hal baru
menjadi pribadi baru
Desemberku
maafkan aku
Ar,
31 Desember 2016, dalam rinai hujan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar